Menemukan Short Di Jalur CPU Core

Loading

Kenapa CPU core super sensitif?

CPU core:

  • Tegangan normal: 0.6 – 1.2 V (bahkan ada yang 0.45 V)
  • Impedansi sangat rendah (mΩ)
  • Terhubung langsung ke:
    • Die CPU
    • MOSFET low-side VRM
    • Kapasitor polimer low ESR

Kesalahan kecil → arus liar → junction CPU rusak permanen.
Dan rusaknya sering tidak kelihatan langsung.


Kesalahan umum yang sering membunuh CPU

  • Inject PSU tanpa melepas CPU
  • Tegangan di atas Vcore nominal
  • Arus dibuka besar “biar cepet panas”
  • Mengira “kan CC mode, aman”

Mode CC tidak menyelamatkan silikon, cuma menyelamatkan PSU.


Kalau tetap harus cek short di rail CPU core

Ini prosedur yang dipakai teknisi laptop / motherboard, bukan hobi santai.

🛑 Langkah WAJIB sebelum inject

  1. LEPAS CPU (kalau socketed)
    • Kalau BGA (laptop): risikonya naik 10×
  2. Pastikan short bukan dari VRM
    • Cek high-side / low-side MOSFET dulu

🔧 Setting aman (masih berisiko)

  • Voltage: 0.3 – 0.5 V
  • Current limit: 0.3 – 0.8 A
  • Naikkan arus pelan sekali

Kalau pada 0.5 V sudah narik arus besar, short parah memang ada.


Target utama short CPU core (realistis)

Urutan probabilitas:

  1. MOSFET low-side VRM short
  2. Driver IC VRM
  3. Cap polimer / tantalum short
  4. CPU internal short (game over)

Kalau short hilang setelah MOSFET dilepas → selamat.
Kalau short tetap ada → CPU wafat, inject apa pun percuma.


Teknik aman TANPA inject brutal

Lebih masuk akal untuk rail CPU core:

  • Resistance comparison (banding board sehat)
  • Diode mode test
  • Lepas VRM MOSFET satu-satu
  • Thermal cam + 0.3 V max

“Cari penyebab”, bukan “bakar sampai diam”.


Inti kebenaran pahit

  • PSU bisa membakar short
  • Tapi di CPU core, yang terbakar biasanya CPU-nya
  • CPU lebih mahal dari PSU